" Pancasila adalah sumber
dari segala sumber hukum " artinya Pancasila merupakan acuan dari segala sumber hukum
dan aturan yang ada di Indonesia dan hal
itu adalah harga mati. Tutur Dr. H. Ihsan Anwary ( Akademisi ULM Banjarmasin )
pada kegiatan diskusi dan buka puasa bersama ( Senin,
15/06/2017 ) yang diprakasai
oleh Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan ( LK3 ) dalam mengakhiri
rangkaian kegiatan Bulan Ramadhan pada tahun ini. Dan kali ini bekerjasama dengan
Komisi Hak dan Kerawam Keuskupan Banjarmasin.
Senada
dengan hal itu, dalam kesempatan ini pula Dr. Jalaluddin, M. Hum ( Akademisi
UIN Antasari Banjarmasin ) yang juga menjadi
Narasumber diskusi mengatakan Pancasila adalalah Ideologi
Bangsa Indonesia, Harga mati dan bersifat final. Tidak boleh ada yang meubah demian itu, jika ada maka
kita persilahakan keluar dari Negara ini. Dalam lanjutannya beliau juga memaparkan
pembahasan diskusi melalui perspektif agama. Diantara yang beliau tambahkan
ialah tentang " Dar al-Ahdi Wa al-Syahadah
" merupakan kontrak sosial kepada Bangsa Indonesia. Menjalankan
Pancasila sama sekali tidak bertentangan Agama, malah di dalam Pancasila mengandung
nilai-nilai luhur yang
diajarkan oleh agama.
Diskusi
yang bertema " Empat Konsesus
Kebangsaan Dari Sudut Pandang Agama, Masyarakat dan Negara " ini
dilaksanakan di Aula Syallom, Jl. Rantauan Timur, Kelayan Barat, Kota
Banjarmasin. Dihadiri oleh Tokoh-tokoh Lintas Agama, Tokoh Akademisi, LSM,
Mahasiswa, Babinsa, Bhabinkantibmas dan perwakilan dari organisasi-organisasi
keagamaan. Diskusi diakhiri
dengan buka puasa bersama dan sholat Magrib berjamaah di tempat yang sudah disediakan
oleh Pantia dari Komisi Hak dan Kerawam Keuskupan Banjarmasin.
Adapun
maksud dan tujuan diskusi ini ialah mengangkat kembali nilai-nilai kebangsaan,
khususnya nilai-nilai dalam 4 pilar kebangsaan Indonesia, yakni Pancasila, UUD
1994, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Sehingga diharapakan dengan diskusi ini mampu
meneguhkan kembali kekokohan persatuan dan kesatuan serta rasa cinta kebangsaan masyarakat
di Banua, khususnya di Banjarmasin.
Penulis : Arif Riduan
Editor : Arif Riduan
Fotografer : Iskandar Sibawai & Muhammad Aldiannor
No comments:
Post a Comment