Mauludan Tradisi Islam Nusantara
![]() |
| Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia - IAIN Antasari Banjarmasin |
http://habarpalidangan.blogspot.co.id - Ketika bulan Rabiyul Awal
( penanggalan Islam ) umat Islam selalu memperingati hari kelahiran Nabi
Muhammad saw, terlebih lagi umat Islam di Indonesia. Sebagian besar masyarakat
Muslim di Indonesia merayakan dengan adat dan tradisi masing-masing, setiap daerah
mungkin berbeda-beda cara memperingatinya begitu juga di Banjarmasin. Perayaan kelahiran
Nabi saw atau yang sering disebut " mauludan
" dirayakan dengan bermacam tradisi salah satunya dengan " Baayun Maulid".
Mauludan biasanya dirayakan di Masjid atau Musholla oleh masyarakat di satu
RT, kampung atau komplek, namun sering pula diperingati di rumah-rumah warga yang memperingati kelahiran Nabi saw. Maulid di Banjarmasin biasanya identik dengan Rebana atau Terbang
yang ditabuh serta dikumandangkan
syair-syair maulud oleh Grup Maulid yang diundang. Tradisi
maulidan ini pun mengakar sebagian besar masyarakat di Indonesia terlebih lagi masyarakat yang berhaluan
Ahlussunnah Waljamaah dalam hal ini adalah warga Nahdatul Ulama baik struktural
maupun kultural.
Walaupun maulid Nabi saw identik dengan bulan Rabiyul Awal namun banyak masyarakat yang memperingatinya diluar
bulan tersebut. Misalnya di majelis-majelis atau masjid yang biasanya
mengagendakan pembacaan syair maulid rutin atau juga ibu-ibu majelis ta'lim
yang biasanya membacakan syair maulid sebagai bagian dari rangkaian pengajian tersebut. Begitu pula dengan
organisasi kemahasiswaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) komisariat IAIN Antasari
Banjarmasin.
Kegiatan pembacaan syair maulid ini dilaksanakan oleh kader PMII
komisariat IAIN Antasari Banjarmasin setiap hari Jum'at pukul 08:00 malam hingga
selesai di Basecamp PMII di jalan Bina Brata Banjarmasin. Kegiatan ini bukan
hanya sekedar suatu kegiatan keagamaan, namun bagi mereka maulid adalah sebuah
tradisi Islam di Nusantara yang perlu dijalankan, karena kegiatan maulid adalah
satu kegiatan positif yang tentunya juga bernilai spiritualitas bagi umat
Islam. Arif



No comments:
Post a Comment