Menindak
lanjuti pelatihan membuat kripik daun limau purut yang sebelumnya bersama Lembaga
Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) di bantaran sungai Muara Bangkal, RT.
14 Kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan, kali ini Minggu, 28/04/2019,
tepatnya di pelataran rumah ibu Faridah, yang berada di tepian sungai, LK3
kembali mengadakan pelatihan pembuatan kripik daun limau purut. Kali ini diikuti
oleh puluhan ibu-ibu dan pemudi muara sungai bangkal.
Pelatihan
kali ini dibagi menjadi 4 kelompok yang masing-masing kelompok terdapat ibu-ibu
yang kemarin mengikuti pelatihan pertama dan ibu-ibu serta pemudi yang baru
ikut pelatihan. Adapun nama kelompoknya adalah Kelompok Ceria, Kelompok Manis
Manja, Kelompok Cetar, dan kelompok pelangi.
Yang mana masing-masing kelompok diminta untuk mempraktikan pelajaran mengolah
kripik yang kemarin diajarkan oleh Acil Yana.
" Sekarang adalah tugas
ibu-ibu untuk mempraktikan apa yang sudah diajarkan oleh Acil Yana kemarin, dan
tugas ibu-ibu pulalah yang mengajarkan membuat kripik kepada peserta yang lain
dengan pengetahuan yang telah ibu-ibu dapatkan".
Tutur Rakhmalina Bakhriati, Koor. Program Economic Empowerment LK3 disaat
sambutannya kepada peserta pelatihan.
Direktur
LK3, Rafiqah, S.Ag juga mengharapkan bahwa dengan adanya kegiatan ini nantinya
bisa menjadi wadah silaturrahmi masyarakat bantaran sungai muara bangkal bersama
LK3. Pada garis besarnya LK3 ingin apa yang menjadi program LK3 ini dapat menjadi
manfaat yang besar bagi masyarakat terutama dalam hal membangun ekonomi kreatif
di masyarakat. Rafiqah juga menuturkan "
bukan hanya pelatihan kuliner yang
menjadi fokus program ini, melainkan juga akan ada pelatihan lain seperti
membuat kerajinan kain sasirangan, pemanfaatan limbah, dan aneka kerajinan kreatif
lain, yang tentunya sesuai kemauan dan kemampuan LK3 dalam hal memfasilitasi
kegiatan tersebut " ujarnya.
Pelatihan
ini juga dihadiri oleh anak-anak yang sangat antusias menunggu hasil olahan kripik
ibu-ibu dan pemudi pada pelatihan ini. Keempat kelompok berhasil membuat kripik
daun limau purut yang renyah dan gurih. Terbukti dengan antiasnya anak-anak dan
masyarakat yang ikut menyaksikan untuk mencicipi hasil olahan mereka. Arif Riduan
No comments:
Post a Comment