Palidangan ( LK3 )

Monday, April 29, 2019

Praktik Membuat Kripik Dihadiri Puluhan Ibu-ibu Bantaran Sungai Muara Bangkal


Menindak lanjuti pelatihan membuat kripik daun limau purut yang sebelumnya bersama Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) di bantaran sungai Muara Bangkal, RT. 14 Kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan, kali ini Minggu, 28/04/2019, tepatnya di pelataran rumah ibu Faridah, yang berada di tepian sungai, LK3 kembali mengadakan pelatihan pembuatan kripik daun limau purut. Kali ini diikuti oleh puluhan ibu-ibu dan pemudi muara sungai bangkal.

Pelatihan kali ini dibagi menjadi 4 kelompok yang masing-masing kelompok terdapat ibu-ibu yang kemarin mengikuti pelatihan pertama dan ibu-ibu serta pemudi yang baru ikut pelatihan. Adapun nama kelompoknya adalah Kelompok Ceria, Kelompok Manis Manja, Kelompok Cetar, dan kelompok pelangi. Yang mana masing-masing kelompok diminta untuk mempraktikan pelajaran mengolah kripik yang kemarin diajarkan oleh Acil Yana. 

" Sekarang adalah tugas ibu-ibu untuk mempraktikan apa yang sudah diajarkan oleh Acil Yana kemarin, dan tugas ibu-ibu pulalah yang mengajarkan membuat kripik kepada peserta yang lain dengan pengetahuan yang telah ibu-ibu dapatkan". Tutur Rakhmalina Bakhriati, Koor. Program Economic Empowerment LK3 disaat sambutannya kepada peserta pelatihan.

Direktur LK3, Rafiqah, S.Ag juga mengharapkan bahwa dengan adanya kegiatan ini nantinya bisa menjadi wadah silaturrahmi masyarakat bantaran sungai muara bangkal bersama LK3. Pada garis besarnya LK3 ingin apa yang menjadi program LK3 ini dapat menjadi manfaat yang besar bagi masyarakat terutama dalam hal membangun ekonomi kreatif di masyarakat. Rafiqah juga menuturkan "  bukan hanya pelatihan kuliner yang menjadi fokus program ini, melainkan juga akan ada pelatihan lain seperti membuat kerajinan kain sasirangan, pemanfaatan limbah, dan aneka kerajinan kreatif lain, yang tentunya sesuai kemauan dan kemampuan LK3 dalam hal memfasilitasi kegiatan tersebut " ujarnya. 

Pelatihan ini juga dihadiri oleh anak-anak yang sangat antusias menunggu hasil olahan kripik ibu-ibu dan pemudi pada pelatihan ini. Keempat kelompok berhasil membuat kripik daun limau purut yang renyah dan gurih. Terbukti dengan antiasnya anak-anak dan masyarakat yang ikut menyaksikan untuk mencicipi hasil olahan mereka. Arif Riduan










No comments:

Post a Comment