Pertemuan Rutin kali ini mengambil teknik berbeda dari pertemuan rutin sebelumnya yaitu dengan cara lomba memasak berbahan dasar Ikan Nila, bahkan kelompoknya langsung dibagi menurut jumlah peserta yang hadir. Sehingga memberi ruang kepada semua kelompok bagaimana mengkombinasikan bentuk kerjasama supaya menghasilkan masakan yang enak dan tim yang solid.
Dalam perlombaan ini di bagi 5 Kelompok yang terdiri dari peserta yang berbeda latar belakangnya. Kegiatan ini bertujuan agar Peserta mengetahui dan mempunyai pengalaman bagaimana menjalin kerjasama dengan anggota yang berbeda latar belakang, selain itu terdapat inovasi-inovasi baru dalam masakan seperti resep masakan dan cara penyajian makanan .
Ibu Noormayani Selaku Juri dari Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) mengatakan ada tiga kriteria penilaian dalam perlombaan ini, dan nilai yang paling tinggi adalah pada kelompok yang mempunyai Kerjasama (50%), rasa (25%), penampilan (25%), selain itu dewan juri dari PT.Wilmar selaku pendukung acara ini juga mengatakan dari segi kebersihan juga dinilai dalam perlombaan ini. kegiatan ini bukan untuk mencari siapa yang menang dalam lomba memasak melainkan para peserta harus memahami “ada pekerjaan lebih dari memasak dari sebuah tim” ujar Rakhmalina Bakhriati selaku Koordinator Program Income Generation di Sekretariat LK3, Kamis (28/9/2017).
Adanya Pertemuan Rutin Kelompok Potensial yang tergabung dalam Grup Warung Rukun juga diharapkan muncul inovasi-inovasi dari resep-resep masakan yang sudah baku. Pertemuan Rutin juga merupakan wadah belajar para kelompok potensial tentang bagaimana cara bekerjasama dengan kawan-kawan baru yang berbeda latar belakang.
Penulis : Paula Murni Fernandez
Fotografer : Arif Riduan
No comments:
Post a Comment