Palidangan ( LK3 )

Sunday, May 14, 2017

Membikin Kue Kerukunan; Pelatihan Kuliner bersama Chef dari Swiss



habarpalidangan.blogspot.co.id - Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan ( LK3 ) Banjarmasin,  melalui program Perempuan Potensial ( Program Income Generiting ) dan Warung Rukun kembali mengadakan kegiatan pelatihan kuliner atau memasak guna menambah keterampilan memasak ibu-ibu perempuan potensial. Kegiatan ini selain untuk menambah keterampilan dan pengetahuan memasak juga sebagai wadah silaturahmi perempuan-perempuan Lintas Agama, karena yang menjadi peserta pelatihan kuliner ialah ibu-ibu dan pemudi dari berbagai kalangan kemunitas agama-agama yang ada di Banjarmasin. Sehingga dengan kata lain pelatihan ini dapat diberi nama dengan membikin kue kerukunan.

Seperti yang dipaparkan oleh Koordinator Program Income Generiting ibu Rakhmalina Bakhriyati bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi wadah silaturrahmi ibu-ibu perempuan lintas agama serta menangkal paham radikalisme yang mungkin juga akan merambah pada ibu-ibu. Selain itu kegiatan pelatihan ini juga dimaksudkan untuk menambah keterampilan kuiner kepada ibu-ibu peserta yang diharapkan akan dimanfaatkan untuk memambah perekonomian keluarga saat keterampilan ini menjadi gagasan usaha.

Kegiatan yang dilaksanakan hari Sabtu 13 Mei 2017 di Warung Rukun Jl. Pahlawan No. 13 (kampung melayu) Banjarmasin ini mendatangkan dua Chef yang sangat mumpuni dibidangnya, yakni Chef Anna Perottet Dari Swiss dan Chef Iyan dari Perusahaan Wilmar Banjarmasin. Menu yang diajarkan kali ini ialah Roti Hari Minggu ( Roti Khas Swiss ) dan Selai serta Sirup dari Bunga Rosella.

Ibu-ibu perserta pelatihan memasak dibagi menjadi 5 kelompok dan masing-masing kelompok memperaktikan sendiri dan berlomba-lomba untuk membuat Roti Hari Minggu yang sudah diajarkan. Pemenang dari 5 kelompok tersebut mendapatkan hadiah bingkisan dari Perusahaan Wilmar Banjarmasin.

Dari beberapa kegiatan pelatihan kuliner sebelumnya, ibu-ibu yang pernah mengikuti beberapa pelatihan kini sudah banyak yang membuat usaha mandiri kecil-kecilan untuk menambah pendapatan keluarganya, misalnya membuat kripik yang di pasarkan ke warung-warung, Kue Bingka yang dipasarkan di depan rumah bahkan ada Yang membuat warung jajanan kue khas masakan Banjar dari hasil pelatihan yang selama ini. Arif



 

No comments:

Post a Comment