habarpalidangan.blogspot.co.id - Lembaga
Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan ( LK3 ) Banjarmasin, melalui program Perempuan Potensial ( Program Income Generiting ) dan Warung
Rukun kembali mengadakan kegiatan pelatihan kuliner atau memasak guna menambah keterampilan
memasak ibu-ibu perempuan potensial. Kegiatan ini selain untuk menambah
keterampilan dan pengetahuan memasak juga sebagai wadah silaturahmi
perempuan-perempuan Lintas Agama, karena yang menjadi peserta pelatihan kuliner
ialah ibu-ibu dan pemudi dari berbagai kalangan kemunitas agama-agama yang ada
di Banjarmasin. Sehingga dengan kata lain pelatihan ini dapat diberi nama dengan membikin kue kerukunan.
Seperti yang dipaparkan
oleh Koordinator Program Income Generiting ibu Rakhmalina Bakhriyati bahwa
Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi wadah silaturrahmi ibu-ibu perempuan
lintas agama serta menangkal paham radikalisme yang mungkin juga akan merambah
pada ibu-ibu. Selain itu kegiatan pelatihan ini juga dimaksudkan untuk menambah
keterampilan kuiner kepada ibu-ibu peserta yang diharapkan akan dimanfaatkan
untuk memambah perekonomian keluarga saat keterampilan ini menjadi gagasan
usaha.
Kegiatan yang
dilaksanakan hari Sabtu 13 Mei 2017 di Warung Rukun Jl. Pahlawan No. 13
(kampung melayu) Banjarmasin ini mendatangkan dua Chef yang sangat mumpuni
dibidangnya, yakni Chef Anna Perottet Dari Swiss dan Chef Iyan dari Perusahaan
Wilmar Banjarmasin. Menu yang diajarkan kali ini ialah Roti Hari Minggu ( Roti Khas Swiss ) dan Selai serta Sirup dari Bunga Rosella.
Ibu-ibu perserta
pelatihan memasak dibagi menjadi 5 kelompok dan masing-masing kelompok
memperaktikan sendiri dan berlomba-lomba untuk membuat Roti Hari Minggu yang
sudah diajarkan. Pemenang dari 5 kelompok tersebut mendapatkan hadiah bingkisan
dari Perusahaan Wilmar Banjarmasin.
Dari beberapa kegiatan
pelatihan kuliner sebelumnya, ibu-ibu yang pernah mengikuti beberapa pelatihan
kini sudah banyak yang membuat usaha mandiri kecil-kecilan untuk menambah
pendapatan keluarganya, misalnya membuat kripik yang di pasarkan ke
warung-warung, Kue Bingka yang dipasarkan di depan rumah bahkan ada Yang membuat
warung jajanan kue khas masakan Banjar dari hasil pelatihan yang selama ini. Arif


No comments:
Post a Comment