Palidangan ( LK3 )

Wednesday, March 22, 2017

Melestarikan Resep Masakan Tradisional Banjar Sebagai Pemersatu Antar Umat Beragama




habarpalidangan.blogspot.co.id - Warung Rukun LK3  kembali mengadakan Cooking Class atau pelatihan memasak untuk ibu-ibu kelompok perempuan potensial sebagai salah satu sarana pemersatu antar kelompok dan komunitas agama yang berbeda,  guna pencegahan sikap radikalisasi yang  mungkin saja bisa tumbuh dari suatu perbedaan. 

kue ipau
Transformasi pengetahuan melalui pengenalan  resep-resep masakan khas Banjar, dirasa sangat efektif untuk menciptakan kedamaian dan kerukunan antar komunitas agama, melalui citarasa yang begitu istimewa dan kebersamaan yang tumbuh saat mengolah penganan tersebut. 

Cooking class ini, selain menjadi wadah pemersatu antar umat beragama juga berperan dalam pelestarian resep-resep masakan tradisional Banjar.



Pada kesempatan kali ini Kamis, 23 Maret 2017, Warung Rukun memperkenalkan Kue Ipau Bersama Chef Muthiah Al Katiri yang sudah belasan tahun menggeluti bisnis pembuatan Kue Ipau ini. Kegitan ini bertempat di Kantor Lembaga Kajian Keislaman & Kemasyarakatan ( LK3 ) Banjarmasin Jl. Soetoyo S, Teluk Dalam Komplek Rajawali Kota Banjarmasin.

"IPAU" adalah makanan khas dari komunitas arab yang mendiami sepanjang Sungai Martapura yang dikenal dengan Kampung Arab Di Banjarmasin. Kue/Wadai "IPAU" sangat populer saat Bulan Ramadhan. Makanan dari adonan gandum dan diisi  berbagai sayuran serta daging yang sangat kuat aroma bumbunya, Kemudian disiram dengan saus santan kental, menjadikannya sebagai salah satu pengganti karbohidrat selain nasi. 

Kontributor : Lina
Editor : Arif
Photografer : Isya & Arif  



koordinator program IG / Kelompok Potensial


Chef Muthiah Al Katiri/ Umi ( Kerudung Merah )













No comments:

Post a Comment