Palidangan ( LK3 )

Saturday, August 18, 2018

Dua Saudara Bertikai, Yang Untung Orang Ketiga


 


Belum lagi memasuki tahun pilpres 2019, kita sudah dihadapakan dengan beberapa isu yang menjadi tantangan, bahkan menjadi ancaman yang serius bagi kebhinekaan yang akhir-akhir ini dirongrong. Tahun politik bisa saja menjadi tahun konflik jika tidak dijalankan dengan baik. Jauh sebelum hal yang menakutkan ini terjadi, tentu hal semacam ini perlu dibicarakan dan diskusikan.
Momentum 73 Tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakat (LK3), Vihara Dhamasoka, dan FKUB Kalsel kembali mengadakan refleksi kemerdekaan republik Indonesia yang dilaksanakan di Aula Vihara Dhamasoka, Kamis 16 Agustus 2018.

Dalam tahun politik,seringkali orang menggampangkan isu-isu besar untuk diseret dalam rangka kepentingan jangka pendek dan kecil. Isu kemajemukan bangsa pun sering kali menjadi alat yang dianggap ampuh untuk mendulang banyak suara pemilih dan pendukung, yang seharusnya kemajemukan itu harus dijaga dan dirawat dengan baik.

Yosep Adi Prasetyo, dalam paparanya mengatakan “ Republik Indonesia ada karena kita berbeda-beda “. Hal ini menegaskan perbedaan itulah yang menjadikan satu nasib, satu penanggunganlah yang membuat bangsa ini bangkit bersatu untuk menuju merdeka, walau pun berbeda-beda.  Dalam paparannya pula, Ketua Dewan Pers ini mengatakan, “ media  tentu juga sangat penting dalam keberlangsungan Negara ini, karena Pers merupakan salah satu pilar dari empat pilar demokrasi selain, eksekutif, legislatif dan yudikatif”.

Maka peran Pers sangat penting dalam merawat bangsa ini. Dalam tambahannya Yosep mengatakan bahwa “ Pers adalah pekerjaan yang mulia, namun sekarang banyak pers abal-abal yang menjadi rusukan informasi oleh masyarakat, bahwa kita tau tidak semua informasi adalah berita. Sebab berita adalah informasi yang diverifikasi dan dikonfirmasi, sedangkan apa yang menjadi konsumsi masyarakat hari ini hanyalah sebuah informasi dari pers abal-abal.

Narasumber kedua, Bhante Dhammasubbo Mahatera mengungkapkan tentang perjalanan beliau yang  banyak mendatangi negara-negara besar di dunia, seperti India, Afrika, Amerika dan Eropa yang menyimpulkan bahwa “ beruntunglah orang-orang  yang lahir dan hidup di Negara ini “. Dalam lanjutannya Bhante Dhamasubbo memberikan pesan kepada peserta dan tamu undangan yang berhadir, mulai dari Veteran, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, mahasiswa dan aktivis, beliau mengatakan “ Kalau ada dua saudara yang bertikai, maka yang untung adalah orang ketiga “.
Kegiatan ini ditutup dengan pemberiaan bingkisan dan santunan kepada sejumlah Veteran dan keluarga Veteran, serta beberapa anak yatim yang diundang. ( arif riduan )











No comments:

Post a Comment